Cara Membuat Paspor Online Tanpa Calo

Proses Online

  1. Scan semua dokumen pendukung untuk pendaftaran passport seperti: KTP, KK, Akte Lahir, Ijazah, Surat Nikah dan Surat Rekomendasi dari kantor. Jangan lupa disimpan dengan format JPG hitam putih dengan ukuran maksimal 300kb.
  2. Setelah itu buat surat permohonan pembuatan passport secara online dengan alamat websitenya adalah http://www.imigrasi.go.id/ kemudian masuk ke menu “Layanan Publik” – “Layanan Online” – “Layanan Passpor Online”. Atau di http://ipass.imigrasi.go.id:8080/xpasinet/ .Surat permohonan ini dibuat minimal satu hari sebelum ke kantor imigrasi.

Setelah semua formulir online diisi cetak Tanda Terima Pra Permohonan.

Proses Di Kantor Migrasi

  1. Datang ke kantor imigrasi dengan membawa Tanda Terima Pra Permohonan tadi serta seluruh dokumen asli dan foto copynya seperti: KTP, KK, Akte Lahir, Ijazah, Surat Nikah dan Surat Rekomendasi dari kantor.
  2. Beli formulir pendaftaran passport baru. Klo diimigrasi Jakarta Utara formulir ini dijual di fotocopy sebelah kantor imigrasi, harganya Rp. 13.000,-.
  3. Antri dibagian pembuatan passport baru. Supaya cepat, sambil antri isi seluruh data diformulir yang baru dibeli tadi.
  4. Daftar dibagian informasi
  5. Tunggu nama dipanggil untuk verifikasi data.
  6. Verifikasi data, disini om/tante akan diminta formulir pendaftaran passpor, dokumen asli dan foto copy KTP, KK, Akte Lahir, Ijazah, Surat Nikah dan Surat Rekomendasi dari kantor. Jangan lupa tunjukan bukti Tanda Terima Pra Permohonan yang telah dibuat secara online tadi.
  7. Apabila data om/tante sudah OK, om/tante akan diminta memfoto copy formulir yang sudah diverifikasi dan menyerahkannya kembali kepetugas imigrasi.
  8. Kemudian om/tante akan diminta antri kebagian kasir untuk melakukan pembayaran. Untuk passpor dengan 48 halaman harganya adalah Rp. 255.000,-.
  9. Setelah melakukan pembayaran om/tante akan disuruh antri lagi untuk mendapatkan bukti pembayaran dan nomor antri foto dan wawancara.
  10. Step berikutnya adalah foto dan wawancara. Klo wawancara OK, artinya passpor anda sudah disetujui. om/tante akan diminta tanda tangan di passpor om/tante. Setelah itu petugas akan meminta om/tante untuk datang 4 hari kerja kemudian untuk mengambil passpor (Sabtu, Minggu dan hari libur nasional tidak dihitung) .
  11. H+4 om/tante datang diatas jam satu (ingat diatas jam 1). Langsung kebagian pengambilan passpor dengan menunjukan bukti pembayaran.
  12. Klo sudah jadi anda diminta memfoto copy halaman pertama dan terakhir passpor anda dan menyerahkannya kepada petugas.
  13. Passpor sudah jadi deh

Tips:

  • Datanglah sepagi mungkin ke kantor imigrasi. Walaupun kantor buka jam 8 tapi yang antri sudah banyak.
  • Bawa bekal makanan/minuman takut kelaparan/kehausan saat antri.
  • Bawa uang secukupnya
  • Bikin passpor tanggal tua, soalnya klo tanggal tua yang bikin dikit.
  • Pakailah pakaian yang berkerah dan bukan bewarna putih.
  • Untuk yang menggunakan jilbab jangan menggunakan jilbab putih.

Q & A

  • Q : Biayanya bikin passpor brp ya?
  • A : Formulir = 13rb, Passport 48 Hal = 255rb, Passport 24 Hal = 105rb, e-Passport 48 Hal = 655 dan e-Passport 24 hal = 405rb.
  • Q : Kok harga passport turun sih?
  • A : Terhitung per 1 January 2011 biaya pengambilan sidik jari Rp.15.000,- dihilangkan.
  • Q : Emang kalo bikin lewat calo brp ya?
  • A : Sebagai gambaran untuk passport 48 hal biasa harganya 550rb, 1 hari 750rb (gila banget nih calo!!!). Ini anda juga harus antri foto dan interview. Jadi sama aja kayak ga pakai calo. Klo gw sih ogah ngasih duit ke calo segitu, mending buat jalan2 deh..
  • Q : Katanya sekarang sudah pakai e-Passport ya?
  • A : e-Passport merupakan pengembangan passport konvensional yang ditanamkan sebuah chip didalamnya. Di Indonesia e-passport baru dilakukan uji coba dibeberapa kantor imigrasi tertentu seperti: Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Jakarta Barat, Soekarno-Hatta dan Jakarta Pusat. e-Passport masih bersifat optional, jadi masyarakat masih bisa mengajukan passport konvensional sampai 2015. Karena setalah 2015 seluruh passport akan menggunakan chip (e-passport).
  • Q : KTP saya Bengkulu mau bikin passpor di Jakarta, boleh ga ya?
  • A : Boleh, asal syaratnya lengkap bikin atau perpanjang bisa diseluruh kantor imigrasi di Indonesia.

Tentang Afrizal Fadhilah

Mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi Universitas Pendidikan Indonesia
Pos ini dipublikasikan di All About Indonesia dan tag , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s